Mendapatkan uang dari internet itu banyak caranya. Salah satu cara yang layak Anda coba adalah affiliate marketing. Dengan affiliate marketing, Anda bisa mendapatkan uang dari mempromosikan barang ke orang lain.

Terdengar cukup mudah, bukan? Memang mudah, tapi Anda harus memahami dulu apa itu affiliate marketing dan bagaimana cara kerjanya. Nah, di artikel ini kami akan membahas dua hal tersebut. Selain itu, kami juga akan membahas bagaimana cara menjalankan affiliate marketing yang efektif.

Apa Itu Affiliate Marketing?

Affiliate marketing adalah kegiatan mempromosikan produk dari perusahaan tertentu dan mendapatkan komisi melalui kode referral. Untuk bisa mempromosikan produk, Anda harus mendaftarkan diri sebagai anggota program afiliasi di sebuah perusahaan. 

Setelah itu, Anda akan mendapatkan kode referral. Kode referral ini yang akan menjadi tanda kalau orang membeli produk dari promosi afiliasi yang Anda lakukan. Kemudian perusahaan akan memberikan komisi dari penjualan tersebut. Jumlah komisi yang didapatkan bisa berbeda-beda setiap perusahaan. 

Komisi tersebutlah yang akan mengisi pundi-pundi rupiah Anda. Inilah salah satu keuntungan menjalankan affiliate marketing. Anda tidak perlu keluar rumah untuk menghasilkan uang. Anda cukup mengikuti program afiliasi, mempromosikan produk, dan mendapatkan komisi penjualan. 

Itulah salah satu alasan mengapa kini affiliate marketing makin digemari. Prosesnya mudah dan uang yang dihasilkan juga tidak sedikit. Namun, bukan berarti Anda bisa asal-asalan dalam menjalankan program ini. Anda harus menyusun strategi yang tepat agar Anda bisa menghasilkan uang dari affiliate marketing dengan efektif. 

Nah, di bawah ini kami akan menjelaskan bagaimana menyusun strategi affiliate marketing yang tepat. 

6 Cara Menjalankan Affiliate Marketing

Affiliate marketing sama dengan cara mendapatkan uang lainnya, yaitu harus dijalani secara serius. Anda tidak bisa main-main dan melakukannya sembarangan. Anda harus menyusun strategi agar bisa menghasilkan uang secara efektif. Setidaknya ada enam langkah yang perlu Anda lakukan. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini:

1. Pilih Niche Produk

Sebenarnya, Anda boleh-boleh saja mengikuti program afiliasi dari berbagai macam niche produk. Tidak ada yang melarang dan tidak ada aturan baku. Namun, akan lebih baik jika Anda fokus pada satu niche tertentu. 

Mengapa? Fokus pada niche tertentu akan memudahkan Anda dalam menjalankan iklan-iklan afiliasi nantinya. Tugas Anda sebagai anggota program afiliasi bukan hanya sekadar memasang banner lho. 

Anda harus memahami produk dan siapa audiensnya agar bisa membuat konten afiliasi yang menarik. Satu niche saja sudah beragam produknya. Misal, di niche kecantikan ada produk skin care, make up, aksesoris, dan masih banyak lagi. 

Bayangkan, jika Anda menggeluti banyak niche dan Anda dituntut untuk memahami semua niche dan audiensnya. Tentu Anda akan kesulitan. Alih-alih bisa mendapatkan uang dari affiliate marketing, Anda hanya akan disibukkan mempelajari produk-produk dari setiap niche.

Alasan kedua mengapa perlu fokus pada satu niche adalah agar Anda bisa menjadi ahli di niche tersebut. Bila Anda dikenal sebagai ahli, brand-brand yang akan berdatangan mengajak kerja sama. 

2. Tentukan Perusahaan Tepat

Sudah tahu niche apa yang akan Anda geluti? Jika sudah, langkah kedua ini akan lebih mudah Anda jalankan. Karena Anda sudah fokus pada niche tertentu, lebih mudah bagi Anda untuk memilih perusahaan yang akan diajak kerja sama. 

Buat daftar perusahaan di niche pilihan Anda yang menyediakan program afiliasi. Setelah itu, bandingkan syarat dan ketentuan yang diberikan. Anda harus teliti dalam membaca syarat dan ketentuan program afiliasi. Sebab ini akan berpengaruh pada kewajiban dan hak Anda sebagai anggota program afiliasi. 

Apa saja yang perlu Anda perhatikan dalam syarat dan ketentuan program afiliasi?

Pertama, media yang diperbolehkan untuk promosi afiliasi. Beberapa perusahaan melarang penggunaan media seperti email untuk promosi afiliasi. Jadi, pastikan Anda tahu media apa saja yang boleh dan tidak boleh digunakan. 

Kedua, skema komisi yang berlaku. Setiap program afiliasi punya skema komisi masing-masing. Tidak hanya persenan komisi saja yang berbeda, tapi cara mencairkannya, syarat pencairan komisi, jumlah yang didapatkan setiap pembelian dan lain sebagainya. Jadi, pahami skema komisi perusahaan yang akan Anda ikuti program afiliasinya.  

Ketiga, pahami secara detail kewajiban dan hak Anda sebagai anggota program afiliasi. Program afiliasi itu termasuk bisnis. Jadi Anda harus menjalaninya secara profesional. Ketahui kewajiban dan hak Anda sebagai anggota program sejak awal. Ini untuk menghindari kesalahpahaman antara Anda dan penyedia program afiliasi di tengah jalan.

Jika sudah paham dan yakin dengan syarat dan ketentuan dari program afiliasi, Anda langsung bisa mendaftar sebagai anggota. Cara daftar program afiliasi dari masing-masing perusahaan berbeda-beda. Jadi, ikuti panduan dari program afiliasi yang Anda ikuti. 

3. Pahami Produk dan Audiens

Nah, dari langkah di atas, Anda sudah mendaftar ke sebuah program afiliasi. Apakah Anda bisa langsung melakukan promosi? Eits, tunggu dulu. Jangan terlalu terburu-buru. Sebelum melangkah ke promosi, Anda harus memahami produk dan audiensnya terlebih dahulu. 

Beda produk, beda juga audiensnya. Cara promosi yang Anda lakukan untuk niche produk teknologi, belum tentu pas untuk digunakan di niche traveling. Begitu juga sebaliknya. Jadi, yang perlu Anda lakukan adalah riset produk dan audiens terlebih dahulu. 

Pertama, buat daftar produk-produk yang akan Anda promosikan. Tentu sebuah perusahaan punya berbagai macam produk dan Anda tidak mungkin mempromosikan semuanya. Jadi, pilih beberapa produk yang punya potensi besar untuk mendatangkan pembeli. 

Kedua, buat daftar berisi kelebihan dan kekurangan dari produk yang akan Anda promosikan. Ini penting karena audiens Anda ingin membeli produk tersebut. Mereka perlu tahu manfaat dari produk yang akan mereka beli. 

Ketiga, pahami audiens Anda. Anda ingin orang membeli produk yang Anda promosikan. Jadi, Anda harus tahu siapa mereka? Apa yang mereka butuhkan? Konten seperti apa yang mereka sukai? Intinya, Anda harus benar-benar tahu siapa yang akan Anda ajak bicara agar promosi afiliasi Anda sukses. 

4. Buat Konten yang Menarik dan Menjual

Setelah melakukan riset di atas, baru Anda bisa membuat konten. Buatlah konten yang berbeda dari anggota program afiliasi lainnya. Ingat, Anda bukan satu-satunya yang mempromosikan produk tersebut. Ada banyak anggota program afiliasi yang mempromosikan produk yang sama.

Tujuan Anda adalah mengajak orang-orang untuk menggunakan kode kupon Anda. Jadi, Anda harus membuat konten yang unik, menarik, dan berbeda dari yang lain. Konten Anda harus menonjol dari konten-konten promosi lainnya. 

Bagaimana cara membuat konten yang menarik dan menjual?

Pertama, buat konten dari pengalaman pribadi Anda. Pembaca ingin tahu pengalaman orang lain ketika menggunakan produk yang akan mereka beli. Mereka ingin tahu dari sudut pandang pengguna, bukan penjual. Jadi, buat konten yang jujur dan asli dari pengalaman Anda.

Kedua, lengkapi konten Anda dengan foto atau bahkan video ketika Anda menggunakan produknya. Ini akan membantu pembaca Anda tahu bagaimana produk tersebut digunakan. Mereka juga jadi percaya kalau Anda mencobanya sendiri. 

Ketiga, pastikan Anda meletakkan kode kupon di konten dengan jelas. Anda bisa menggunakan banner promosi agar pembaca bisa melihatnya secara jelas. Ini penting agar pembaca tertarik untuk menggunakan kode kupon Anda. 

5. Tingkatkan Kualitas SEO

Setelah membuat konten yang menarik dan menjual, Anda harus memastikan konten tersebut dibaca orang banyak. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. 

Untuk bisa mencapai hal tersebut, website Anda harus punya kualitas SEO yang bagus. SEO adalah optimasi website secara keseluruhan untuk mendapatkan posisi tertinggi di hasil pencarian. 

Bagi Anda yang belum paham soal SEO, tak perlu khawatir. Anda bisa mulai mengoptimasinya sekarang. SEO sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu on page SEO dan off page SEO. On page SEO adalah optimasi yang dilakukan di dalam website, sedangkan off page SEO adalah optimasi yang dilakukan di luar website.

6. Perluas Networking

Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah perluas networking. Bergabunglah dengan grup di Facebook, ikuti tren di Twitter, jawab pertanyaan di Quora, sampai bergabung ke forum-forum online di niche Anda. 

Semakin banyak orang yang bisa Anda jangkau, semakin besar pula audiens Anda. Dengan begitu, kemungkinan orang yang akan memakai kode kupon Anda semakin besar. Jadi, jangan ragu untuk memulai networking di media sosial atau forum online yang ada. 

Contoh Perusahaan yang Menyediakan Affiliate Marketing

Ada banyak perusahaan yang menyediakan layanan affiliate marketing, baik itu perusahaan luar negeri maupun dalam negeri. Perusahaan mana pun yang dipilih, Anda harus teliti dalam melihat kewajiban dan hak yang Anda tanggung. 

Berikut adalah beberapa perusahaan yang menyediakan layanan afiliasi:

Bukalapak

Program afiliasi Bukalapak juga bisa Anda coba. Sebagai salah satu marketplace terbesar di Indonesia, Bukalapak menawarkan program afiliasi yang cukup menarik. Anda bisa mendapatkan komisi dari penjualan e-voucher, tiket pesawat, tiket kereta, dan berbagai kategori produk marketplace. 

Jadi, Anda punya banyak pilihan produk yang bisa diiklankan. Anda bisa mengiklankan semuanya atau pilih kategori produk tertentu saja. Komisi yang ditawarkan pun berbeda-beda, dari 1 persen per penjualan hingga 7 persen per penjualan.

Lazada

Marketplace lain yang bisa Anda coba program afiliasinya adalah Lazada. Yang berbeda dari Lazada adalah ia membedakan komisi berdasarkan platform pembelian yang digunakan pelanggan. 

Perhitungan komisi untuk pembelian di browser lebih detail dibanding aplikasi. Setiap kategori persenan komisinya berbeda, dari 1 persen hingga 11 persen per penjualan. Untuk pembelian di aplikasi, komisi dihitung berdasarkan nilai yang dibelanjakan pelanggan. Misal, untuk pembelian di bawah Rp250.000, komisi yang didapatkan adalah 10 persen. Sedangkan untuk pembelian di atas Rp1.000.000, komisi yang didapatkan adalah 3 persen.

Zalora

Zalora adalah salah satu marketplace fashion terbesar di Asia Tenggara. Apabila Anda tertarik dengan produk fashion, program afiliasi Zalora bisa dicoba. Zalora menawarkan komisi sebesar 6 persen untuk pelanggan baru dan 4 persen untuk pelanggan lama. 

Tiga program afiliasi di atas tentu hanya contoh. Selain tiga contoh di atas, tentu ada banyak program afiliasi lain yang bisa Anda ikuti. Anda bisa mencari sendiri program afiliasi yang cocok dengan kebutuhan Anda. 

Sudah Siap Mendapatkan Uang dari Affiliate Marketing?

Mendapatkan uang dari affiliate marketing bukanlah hal sulit. Namun, bukan berarti bisa disepelekan juga. Sama seperti cara mendapatkan uang lainnya, affiliate marketing juga harus dijalankan dengan serius. 

Harapannya, panduan di atas dapat membantu Anda memulai affiliate marketing secara serius. Dengan begitu, Anda bisa menghasilkan uang dari affiliate marketing secara efektif. Selamat mencoba!