Hanya dalam 6 bulan, kami berhasil membuat sebuah website dengan niche travel membekukan unique visit yang hanya 0 besar per hari menjadi 2100 unique visit perhari! Senjata kami hanya 21 konten, dengan website yang memiliki domain authority 0 alias tidak memiliki authority sama sekali.

Bila ditarik kebelakang, website ini adalah website baru yang owner nya meminta bantuan kami untuk melakukan setting website dari 0 dan sekaligus kami bertugas mendatangkan traffic untuk website ini.

Singkat cerita, website dan environment nya telah selesai dibuat, kini kami sedang bersiap membuat content strategy untuk meraup traffic sebanyak-banyaknya. Kami memiliki model pengembangan konten sendiri, dimana model ini memperhitungkan topik apa yang akan dibuat, trend sampai pengaruh crawler terhadap website baru.

Konten Strategi

Apakah perusahaan/ usahamu memiliki strategi konten? Jangan pernah bilang kalau tidak punya, dizaman sekarang crawler mungkin akan lebih pintar daripada manusia dalam memahami konten seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk audience kita. Definisi konten strategi adalah bagaimana seorang pembuat konten mengerti akan intensi audiens. Cara paling mudah yaitu dengan melakukan research langsung di mesin pencarian dan ini cara paling simpel dan efektif kami menemukan kerangka konten berdasarkan intensi audiens.

Karena web yang ingin kami bangun dan target memiliki intensi travel / wisata, maka salah satu dari konten yang akan kami buat merupakan konten yang ada hubungannya dengan travel/ wisata. Salah satunya kami memulai dengan sebuah landmark terkenal bernama Monas (Monumen Nasional).

Proses Pembuatan Konten

Sudah ada 1 kata kunci yang ingin kami target, yaitu Monas! Ya Monas! Kami menarget untuk bisa ranking dengan one word keyword. Selanjutnya adalah melakukan research untuk menemukan kerangka konten terbaik.

Sangat mudah dan simpel, namun harus cukup jeli. Cara yang kami lakukan hanyalah memetakkan puzzle yang ada di halaman 1 Google dengan query “Monas”. Puzzle ini terdapat di beberapa bagian di halaman pertam pencarian Google, lalu lakukan scanning dan temukan pola yang terpecah dan buatlah sebuah kerangka.

Bagian-bagian tersebut berada di :

  • Keyword suggestion
  • Bold things
  • Related keyword

Keyword suggestion

Keyword Suggestion
Keyword Suggestion Monas

Dibagian ini catat semua bold things yang ada kaitannya dengan intensi audiens dengan wisata/travel. Ups, ingat selalu, saat membuat konten usahakan selalu melihat dari sisi audiens, jadilah seorang audiens yang sedang mencari informasi Monas dengan maksud berwisata.

Maka take away poin yang bisa diambil dari keyword suggestion ini adalah:

  •  jakarta, malam hari, dari atas, tutup jam berapa.

Silahkan simpan beberapa kata kunci diatas di excel untuk nanti kita akan hitung pola kemunculannya.

Bold things

bold things
Bold Things Monas
Bold Things
Bold Things Monas Part 2

Bold things, adalah kata kunci penting yang di highlight oleh mesin pencari untuk menandai bahwa kata kunci ini adalah bagian penting yang “mungkin saja” dicar oleh audiens. Bold things penting sekali untuk mencari pola konten, temukan semua Bold things yang terlihat dan tulisakan kembali sebagai take away poin:

  • sejarah (tanggal dibangun, tanggal selesai, arsitek), jam buka-tutup, rekreasi, keluarga, taman, olahraga (futsal, basket)

Jangan lupa simpan ke excel ya!

Related keyword

related search
Related Search Monas

Related keyword merupakan salah satu yang terpenting, disini ada bagian puzzle lain yang bisa kita korek untuk mendapatkan informasi terkait Monas secara mendalam. Caranya sama seperti dua poin diatas. Lalu buatlah listnya.

  • dalam (intensi: “Ada apa didalam Monas?”), sejarah, bagian-bagian monas, alamat, puncak

Simpan ke dalam excel, gabungkan dengan list yang diatas dan lihat pola kemunculan paling banyak, urutkan pola kemunculan terbanyak dan urutan pola terbanyak sampai tersedikit jadikan sebagai urutan kerangka konten.

Mengukur pola kemunculan dan membuat kerangka terbaik

Kumpulkan data yang telah diambil dari 3 lokasi kemunculan pola keyword, dan tentukan kerangka terbaik berdasarkan kemunculan terbanyak.

Tahap Pengumpulan Data Pola
Tahap Pengumpulan Data Pola
Summary Kerangka
Summary Kerangka

Dari summary sebenarnya sudah mulai terlihat polanya, tinggal sebagai konten marketer adalah membuat racikan terbaiknya. Semua proses ini terlihat simpel dan mudah sekali, namun kalau tidak dilakukan akan sangat-sangat fatal. Jangan pernah membuat konten tanpa tahu apa yang sebenarnya orang cari dan butuhkan.

Lalu setelah repot-repot melakukan ini semua, apa yang kami dapatkan? Hasil yang luar biasa! Baca dibawah:

Hasil

Setalah membuat konten tentang Monas dengan menggunakan proses diatas, boom! Artikel sukses berkompetisi dengan Wikipedia ! Bergantian ranking 1, 2 dan 3 di Google pencarian Indonesia dengan keyword “Monas” ! Penasaran webnya apa? Silahkan cari sendiri yah, hingga hari ini web ini masih dengan gagahnya berdiri di ranking  teratas pencarian dengan kata kunci “Monas”.

Berikut statistik lengkapnya:

Monas stats

Statistik diatas diambil dari bulan Juli 2016 sampai Februari 2018. Dengan total 16,323 session dalam 1,8 tahun untuk satu artikel. Yup itu dia, dengan teknik yang sama, kami implementasikan kedalam 20 artikel lainnya yang pastinya ada kaitannya dengan kata kunci wisata/ travel.

🙂

written by: Henry (rankpillar@gmail.com)
image by: Anton van der Weijst